ads

Ahok Larang Satpol PP Razia PSK Tua

Ahok Larang Satpol PP Razia PSK Tua

Koran Gratis - Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama mengungkapkan, ia pernah melarang Satuan Polisi Pamong Praja DKI melakukan penertiban terhadap pekerja seks komersial (PSK) yang sering mangkal di pinggir jalan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.



Hal itu terjadi saat ia belum lama dilantik sebagai Wakil Gubernur pada 2012 yang lalu. Ahok berujar, untuk apa menertibkan PSK di Kemayoran karena para PSK yang ada di tempat tersebut kebanyakan adalah para PSK yang sudah tua.



"Saya bilang (ke Kepala Satpol PP DKI) tidak boleh. Yang tua-tua sudah tidak laku dirazia, yang muda-muda di hotel dan apartemen tidak dirazia," kata Ahok saat acara peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat DKI Jakarta, di Lapangan Monas, Sabtu (13/12/2014).



Tak hanya itu, Ahok juga mengatakan, ia pernah mendapat laporan bahwa suatu ketika ada seorang PSK yang mencoba kabur dari kejaran satpol PP dan akhirnya nekat terjun ke Kali Sunter. PSK tersebut pun akhirnya tewas.



"Yang seperti ini juga sering terjadi dalam razia gelandangan. Satpol PP ngejar-ngejar gelandangan yang masih kecil-kecil. Anak-anak itu malah ketabrak mobil," ujar Ahok.



Atas dasar itulah, Ahok mengatakan bahwa dari sejak awal, ia dan Gubernur DKI sebelumnya, Joko Widodo, berkomitmen bahwa proses penertiban para penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Jakarta harus dilakukan dengan cara persuasif dan manusiawi.



"Saya dan Pak Jokowi tidak mau Jakarta jadi kota modern, tetapi tidak manusiawi," ucap mantan Bupati Belitung Timur itu.



Selain Ahok, acara peringatan HKSN 2014 tingkat Provinsi DKI Jakarta juga dihadiri Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, perwakilan dari Kostrad, para pejabat dari jajaran Kementerian Sosial, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah istri menteri Kabinet Kerja.

Lagi Hangat